Detail Cantuman Kembali
perbandingan komposisi hasil tangkapan pada jaring insang dasar (Bottom Gillnet) menggunakan alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi dan tidak di perairan kenjeran
Jawa Timur adalah salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki potensi perikanan, jumlah nelayan dan armada perikanan yang harus dikelola dengan baik. Salah satu unit penangkapan yang ada di Jawa Timur adalah jaring insang dasar yang banyak dioperasikan oleh nelayan tradisional tepatnya di daerah Pantai Timur Surabaya, Kenjeran. Target ikan hasil tangkapan dari alat tangkap ini adalah jenis ikan kakap putih (lates calcarifer). Cara operasi penangkapan dengan menggunakan jaring insang dasar tentunya perlu mendapatkan masukan teknologi yang tepat guna serta mudah diterapkan, dengan penambahan alat pemanggil ikan berbasis gelombang bunyi khususnya bagi nelayan jaring insang dasar yang termasuk kedalam nelayan tradisional. Dalam penelitian yang sudah dilakukan jumlah hasil tangkapan jaring insang dasar tidak menggunakan alat bantu pemanggil ikan yaitu 31 ekor dan yang menggunakan alat pemanggil ikan 39 ekor ikan. Jenis hasil tangkapan jaring insang dasar yang tidak menggunakan alat bantu pemanggil ikan yaitu 3 jenis dan presentase jenis ikan yaitu kakap (Lates calcarifer) 12%. Laosan (Eleutheronema tetradactylum) 12%. Sumbal (Glossolepis incisus) 12%. Presentase menggunakan alat pemanggil ikan ada 6 jenis yaitu sotong (Mastigoteuthis flammea) 1%, rajungan (Portunas pelagicus) 1%, laosan (Eleutheronema tetradactylum) 11%, Manyung (Ariidae) 3%, Kakap putih (Lates calcalifer) 83% serta Bandeng (Chanos-chanos)1%.
Muhamad Rifai - Personal Name
Nurul Rosana, S.Pi., M.T. - Personal Name
Dr. Ir. M. Arief Sofijanto, M.Si. - Personal Name
Nurul Rosana, S.Pi., M.T. - Personal Name
Dr. Ir. M. Arief Sofijanto, M.Si. - Personal Name
625.19.15 Muh p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2019
Surabaya
viii, 59 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







